Rabu, 01 April 2009

catatan kuliah kebidanan

URAIAN MATERI

A.PENDAHULUAN

Kematian seorang ibu dalam proses persalinan atau oleh akibat lain yang berhubungan dengan kehamilan merupakan suatu pengalaman yang menyedihkan bagi keluarga dan anak yang ditinggalkan.Tenaga kesehatan khususnya Bidan yang selalu dekat pekerjaannya dengan ibu atau wanita harus dapat meminimalkan adanya angka kematian tersebut,yaitu dengan dilakukannya pemantauan selama terjadi proses persalinan serta dapat mengambil keputusan klinik secara tepat.

Sehingga jelas, Partograf dipakai untuk memantau kemajuan persalinan dan membantu petugas kesehatan dalam mengambil keputusan dalam penatalaksanaan.partograf dimulai pada pembukaan 4 cm (fase aktif).Partograf sebaiknya dibuat untuk setiap ibu yang bersalin,tanpa menghiraukan apakah persalinan tersebut normal atau dengan komplikasi.

B.ISI

1.Pengertian

Partograf merupakan alat untuk mencatat informasi berdasarkan observasi ,anamnesa dan pemeriksaan fisik ibu dalam persalinan dan sangat penting khususnya untuk membuat keputusan klinik selama kala I persalinan.

2. Kegunaan utama dari partograf :

1. Mengamati dan mencatat informasi kemajuan persalinan dengan memeriksa dilatasi serviks saat pemeriksaan dalam.

2. Menentukan apakah persalinan berjalan normal dan mendeteksi dini persalinan lama.

Partograf adalah alat bantu yang digunakan selama fase aktif persalinan.

3. Partograf harus digunakan saat :

1. Semua ibu dalam fase aktif kala I persalinan ebagai elemem penting asuhan persalinan.Partograf harus digunakan tanpa ataupun adanya penyulit.

2. Selama persalinan dan kelahiran disemua tempat (rumah,puskesmas,klinik bidan swasta,rumah sakit ,dll).

3. Secara rutin olah semua penolong persalinan yang memberikan asuha kepada ibu selama persalinan dan kelahiran (spesialis obgin,bidan,dokter umum,residen dll).

4. Bagian – bagian dari partograf :

Partograf berisi ruang untuk pencatatan hasil pemeriksaan yang dilakukan selama kala I persalinan termasuk :

1. Kemajuan persalinan

· Pembukaan serviks ( setiap 4 jam )

· Penurunan kepala janin ( setiap 4 jam )

· Kontraksi uterus ( setiap 30 menit )

2. Keadaan Janin

· DJJ ( setiap 30 menit )

· Warna dan jumlah air ketuban ( setiap 4 jam )

· Molase tulang kepala janin ( setiap 4 jam )

3. Keadaan ibu

· Nadi ( setiap 30 menit )

· Tekanan Darah ,suhu ( setiap 4 jam )

· Urine : volume dan protein ( setiap 2-4 jam )

· Obat-obatan dan cairan IV

Tabel 1. Penilaian pada partograf yang menggunakan tanda /simbol khusus.

Temuan

Penilaian

Tanda

DJJ

/menit

·

Ketuban

Selaput U tuh

Selaput pecah,air ketuban J ernih

Selaput pecah,air ketuban bercampur M ekonium

Selaput pecah,air ketuban bercampur D arah

Selaput pecah, dan tidak ada air ketuban ( K ering )

U
J
M
D
K

Molase

Tulang-tulang kepala janin terpisah ,sutura mudah dipalpasi.

Tulang-tulang kepala janin hanya saling bersentuhan.

Tulang-tulang kepala janin saling tumpang tindih ,tapi masih bisa dipisahkan.

Tulang-tulang kepala janin tumpang tindih dan tidak dapat dipisahkan.

0

1

2

3

Pembukaan serviks

4,5,6,7,8,9,10

X

Penurunan kepala janin

0/5 = jika kepala janin teraba dari luar atau seluruhnya sudah melalui simfisis pubis.

1/5 = jika hanya sebagian kecil kepala dapat diraba diatas simfisis pubis.

2/5 = jika hanya 2 dari 5 jari bagian kepala janin teraba diatas simfisis pubis.berarti hampir seluruh kepala telah turun ke dalam saluran panggul (bulatnya kepala tidak dapat diraba dan kepala janin tidak dapat digerakkan).

3/5 = jika hanya 3 dari 5 jari bagian kepala janin teraba diatas simfisis pubis.

4/5 = jika sebagian besar kepala janin berada diatas simfisis pubis.

5/5 = jika keseluruhan kepala janin dapat diraba diatas simfisis pubis.

0

Kontraksi uterus

(dalam 10 menit)

Kurang dari 20 detik

Antara 20 – 40 detik

Lebih dari 40 detik

Tabel 2. Parameter monitoring persalinan (partograf)

Parameter

Temuan abnormal

Tekanan darah

> 140/90 dengan sedikitnya satu tanda/gejala pre-eklampsi

Temperatur

> 38 °C

Nadi

> 100 x/menit

DJJ

<> 180 x / menit

Kontraksi

<>

Serviks

Partograf melewati garis waspada pada fase aktif.

Cairan amnion

Mekonium,darah,bau

Urine

Volume sedikit dan pekat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar